Connect with us

Versi Wartawan, Ini Daftar Nama Pejabat Batu Bara Yang Layak Diganti

KILAS DAERAH

Versi Wartawan, Ini Daftar Nama Pejabat Batu Bara Yang Layak Diganti

Kontra.ID — Wartawan atau pun jurnalis adalah orang yang selalu memberikan informasi kepada masyarakat luas melalui tulisannya.

Di kabupaten Batu Bara ini sendiri, peran serta para wartawan tampak begitu aktif dalam memberikan informasi baik itu berita politik, pemerintahan, kriminal dan lain sebagainya.

Beberapa wartawan yang meliput di pemerintah kabupaten Batu Bara kemudian diminta pendapat dan alasannya mengenai siapa-siapa saja pejabat terutama pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang layak diganti dari jabatan setelah pelantikan Bupati Batu Bara terpilih pada tanggal 24 Desember 2018 mendatang.

Ini adalah daftar pejabat tersebut dan alasannya kenapa layak diganti melalui pendapat dari awak media yang sudah jelas mengetahui bagaimana pekerjaan para pejabat tersebut.

1. Sahala Naiggolan (Kepala Dinas Perhubungan), ini dikarenakan tidak mampu mengurusi traffic light, perparkiran dan terminal angkutan umum.

2. Sutri Amnsyah (Plt Kepala Dinas PUPR), alasannya karena suka minta duit (fee) sama kontraktor.


3. Muhammad Nasir (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa) karna diduga pungut puluhan juta dari sejumlah Desa serta tak paham Pemendagri yang mengatur dana desa

4. Attaruddin (Asisten III) karena ia seorang pejabat yang suka php-in para Honorer .

5. Rosdiana Damanik (Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu) karena terlalu gampang bahkan sembarangan memberikan izin, sehingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjadi korban.

6. Riswandi (Plt Kepala Dinas Pendidikan), alasannya karena diduga mata duitan [pendapat ini didasarkan oleh peryantaan sekretaris Komisi A DPRD Batu Bara, Kristian Manurug)

7. Zainal Manurung  (Kepala Dinas Lingkungan Hidup) dikarenakan banyaknya galian C yang tidak pernah diperiksa, banyaknya amdal dan bahkan pengawasan limbah tidak transparan.

8. Zainuddin (Sekretaris Dewan) karena dugaan adanya terlibat dalam “permainan” di peraturan yang dibahas di DPRD Batu Bara dan diduga ikut jual beli proyek di sekretariat dewan.

10. Wilda Gustia (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak) karna gagal mendorong pemerintah kabupaten Batu Bara menjadi kabupaten” layak anak” dan suka ngerumpi dikala Bupati sedang bicara.

11. Hasriyansyah (Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan) karna diduga main proyek di dinas, selain suka main proyek program yang dilaksanakannya selama 8 tahun lebih hanya sebatas seremonial dan tidak ada pembinaan yang mendorong partisipasi masyarakat.

12. Suherman (Kepala Dinas Koperasi dan UKM) karena diduga banyak UKM yang fiktif, sehingga dinas yang dipimpinya terkesan makan gaji buta karena tidak ada keigatan terutama pelatihan bisnis bagi anak-anak muda belum bisa diatasi olehnya. karnaya kemiskinan di Batu Bara semakin merajalela.

13. Gultom (Plt Kepala Dinas Pertanian) karena adanya dugaan penyebaran pupuk yang tidak jelas.

14. Zulumri S (Dirut PDAM Tirta Tanjung) karena masih kurang dalam pelayanan publik kepada masyarakat.

Andri Rahadian karena sebagai Kepala Dinas Kominfo di pemerintahan Batu Bara harusnya update dalam menyajikan berita seputar pembangunan serta memahami pengelolaan website berita masing-masing OPD, sehingga tidak gampang baginya menyebutkan bahwa website berita pemkab Batu Bara tidak tau siapa pengelolanya. ****

9 Comments

More in KILAS DAERAH

To Top