Connect with us

Era Zahir, Perekonomian Batu Bara Membaik, PDRB Tembus 37 Triliun

Bupati kabupaten Batu Bara Ir Zahir M.Ap

KILAS DAERAH

Era Zahir, Perekonomian Batu Bara Membaik, PDRB Tembus 37 Triliun

Tiga tahun Zahir berkuasa adalah waktu menakar prestasi, di bidang ekonomi baik dari stabilitas, pertumbuhan maupun pemerataan; yakni setali tiga uang pembangunan, tampaknya 2022 ini, Zahir berhasil catatkan sejarah sukses besar. Ia mampu mengerakan ekonomi dengan pertumbuhan yang mengesankan. Usaha ini sudah cukup siap untuk menyelamatkan muka pemerintahannya dari pukulan pandemi.

Kontra.ID — SULIT sekali dibantah bahwa keberhasilan luar biasa telah tercapai di Batu Bara selama pembangunan 3 tahun terakhir ini.

Di tengah merebaknya perlambatan ekonomi dunia akibat pandemi, sempat timbul kekhawatiran bahwa perekonomian di kabupaten Batu Bara akan melambat secara signifikan.

Nyatanya, Nilai Perekonomian Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Zahir-Oky, mulai meningkat signifikan diukur dari instrumen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang kini telah menembus angka 37,918 Triliun rupiah, setelah terpuruk akibat  COVID-19 pada tahun 2020 lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka PDRB pada tahun 2021 ini meningkat sekitar Rp 5,95 triliun dari 37,9 triliun jika dibanding pada tahun 2020 lalu senilai 31,97 triliun rupiah.

Adapun tanda-tanda perbaikan ekonomi di rezim Zahir-Oky ini mulai terlihat tumbuh lebih cepat dari laju pertumbuhan ekonomi (LPE) yang kini telah menunjukkan peningkatan signifikan di angka 2,35 %. yang sebelumnya sempat terpuruk sekitar -0,31% pada tahun 2020 lalu.

Atas pencapaian ini, berdasarkan penghitungan BPS pada tahun 2022, Perekonomian kabupaten Batu Bara tumbuh cukup mengesankan, bahkan dari 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara saat ini, Kabupaten Batu Bara merupakan daerah yang memiliki nilai PDRB terbesar kedua setelah perekonomian kota Medan, Sungguh angka pertumbuhan yang istimewa ini tercapai di tengah gonjang-ganjing perekonomian global yang masih dihantui krisis akibat pandemi.


Perekonomian Kabupaten Batu Bara Tertinggi Kedua Setelah Medan

Seperti diketahui, Nilai PDRB Kota Medan atas dasar harga berlaku pada tahun 2021 lalu sebesar Rp 254,72 triliun. Kabupaten dengan Nilai PDRB terbesar berikutnya setelah kota Medan adalah Batu Bara (Rp. 37,918 triliun) dan kemudian disusul oleh Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah (KopUKM) kabupaten Batu Bara Arif Hanafiah.

Mendegar kabar ini, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KopUKM) Batu Bara Arif Hanafiah saat dikonfirmasi, tak ragu-ragu lagi ingin mengumbar sukacitanya.

Arif kemudian membenarkan, bahwa perbaikan dan pertumbuhan ekonomi daerah ini tidak lepas dari dorongan Pemerintah kabupten Batu Bara.

“Dari sisi pertumbuhan Ekonomi kita menilai bahwa, tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara,” kata Kadis KopUKM Batu Bara Arif Hanafiah kepada Kontra.id saat dikonfirmasi Sabtu, 30 April 2022

Arif mengatakan, di masa pemulihan ekonomi yang dimulai pada 2020 lalu, Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Salah satunya, kata Arif adalah dengan meningkatkan nilai produk UMKM itu sendiri (value added), juga dari sektor perkoperasian dimana akses-akses ekonomi masyarakat itu juga banyak didukung oleh koperasi di bawah binaan Pemkab Batu Bara.

Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (UKM) kabupaten Batu Bara Arif Hanafiah.

“Tentu ini tidak lepas dari upaya pemerintah Batu Bara, dengan memberikan stimulan salah satunya  kepada pelaku UMKM, apakah itu dari bantuan peralatan, pelatihan, peningkatan kapasitas SDM maupun melalui upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan dari produk UMKM itu sendiri,” pungkas Arif.

Grafik laju pertumbuhan ekonomi (LPE) sejak tiga tahun terakhir Zahir memimpin Batu Bara, dapat dibilang tergolong langka dalam sejarah lokal, jika dibandingkan dengan pergerakan LPE sebelum Era Zahir.

Berdasarkan catatan kontra.id sejak era kepemimpinan Zahir-Oky pada tahun 2018 lalu, laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya.

Sebelum Zahir-Oky memimpin daerah ini, posisi ekonomi kabupaten Batu Bara pada tahun 2017 hanya berada di posisi angka 29,7 Triliun rupiah.

Namun sejak memasuki masa kepemimpinan Zahir-Oky dimulai pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Batu Bara mulai meningkat sebesar 31,9 triliun Rupiah yang semulanya sebesar Rp 29,7 Triliun,

Kemudian pada tahun 2019 kembali meningkat diangka 34,0 triliun.

Disusul pada tahun 2020 sebesar Rp 34,9 triliun, yang pada tahun 2021 meningkat diangka Rp. 37,918 triliun.

pembenahan terhadap data pelaku UMKM dan Koperasi

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan terus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Batu Bara kedepannya, apakah itu melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan Koperasi, membangun sektor produksi bersama hingga meningkatkan sektor pemasaran di tingkat lokal hingga nasional bahkan pasar ekspor ke luar negeri, agar dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Batu Bara” tutup Arif.

An introverted mind wanderer who loves writing to heal, help, and live. Photography enthusiasts and philosophy admirer.

More in KILAS DAERAH

To Top