Connect with us

Batu Bara Kucurkan Rp 3,5 M Basmi Corona, Sudah Habis Rp 800 Juta, Untuk Apa Saja?

Antisipasi Pencegahan Wabah Virus Corona, Sekda Batu Bara Sakti Alam Siregar (kanan) dan Kadinkes Wahid Khusyairi (kiri) Gencar Gelar Sosialisasi - Foto ISTIMEWA | KONTRA.ID.

KILAS DAERAH

Batu Bara Kucurkan Rp 3,5 M Basmi Corona, Sudah Habis Rp 800 Juta, Untuk Apa Saja?

Pemerintah kabupaten Batu Bara melalui hasil rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beberapa pekan lalu telah menetapkan anggaran untuk menangani wabah virus Corona (COVID-19) Sebesar Rp 3,5 miliar, sudah habis Rp 800 juta, habis untuk apa saja?

Kontra.id — Pemerintah kabupaten Batu Bara telah mengalokasikan anggaran Rp 3,5 miliar untuk meredam dampak virus corona atau Covid-19 di daerah itu.

Dana Rp 3,5 miliar ini muncul karena pemerintah geram lantaran imbauan untuk mengurangi kontak sosial demi mengurangi penularan virus corona diabaikan oleh warga.

Yang terjadi sebelumnya adalah orang-orang masih tetap saja berkumpul dalam jarak dekat disejumlah tempat keramaian sambil menikmati matahari.

Sebahagian tempat masih ada juga yang kedapatan kumpul kebo dan main serong disejumlah hotel.

Karna itulah dalam satu stimulus dana yang telah dihabiskan oleh Pemerintah Batu Bara dalam meredam penularan virus corona di daerah itu mencapai Rp 800 juta dari anggaran sebesar Rp 3.5 miliar.

“Karena ini dana tak terduga, berbagai pihak boleh menggunakannya,” kata Kadis Kesehatan Batu Bara Wahid Khusyari seperti dilaporkan SIB.


Kepala Dinas Kesehatan Batu Bara drg Wahid Khusyairi – Foto Istimewa

Menurut Wahid, dana yang sudah dihabiskannya dari anggaran Rp 3,5 miliar tersebut sebesar Rp 800 juta,
diambil dari dana tak terduga APBD tahun 2020 diposisikan di BPKAD.

Wahid merinci, dana sebesar Rp 800 juta itu dipakai untuk membeli hand sanitizer, alkohol, masker dan bayclin serta pembersih lantai.

dana Rp 800 juta itu juga dipakai untuk penyemprotan desinfektan ke sejumlah tempat, lebih lebih untuk kantor dinas setempat.

Terkait masalah jatah pembagian Hand sanitizer, menurut Wahid akan diberikan kepada Organisasi Perangkat Daerah, juga masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Batu Bara drg Wahid Khusyairi – Foto Istimewa.

Namun di balik pembagian masker,
Wahid bilang itu masker tidak ada dibagikan ke masyarakat, karena ketersediaan terbatas dan harganya jauh melambung tinggi di pasaran.

“Hanya dapat 23 kotak (masker). Paling -paling orang penjagaku (yang dapatkan). Gak semua itu,” kata Wahid Khusyari.  ***

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

1 Comment

1 Comment

  1. Arif relawan zaroky

    27 Maret 2020 at 4:12 pm

    Berarti Anggota dia penyakitan ya
    Sunguh Memperhatinkan sekali ..
    Tolong diganti aja kadis nya pak bupati menyombah Apak 🤣🤣

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top