Connect with us

44 Tahun Inalum Berkarya, Capaian Aluminium Tembus 8 Juta Ton

Direktur Pelaksana Inalum Oggy Achmad bersa jajaran.

RAGAM BATU BARA

44 Tahun Inalum Berkarya, Capaian Aluminium Tembus 8 Juta Ton

Setelah ditunjuk menjadi Holding Industri Pertambangan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) semakin menunjukan kontribusinya untuk membangun negeri sejak didirikan pada 6 Januari 1976.

Kontra.id — Setelah ditunjuk menjadi Holding Industri Pertambangan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) semakin menunjukan kontribusinya untuk membangun negeri sejak didirikan pada 6 Januari 1976.

Dalam 44 tahun perjalanannya, Inalum telah bertransformasi dari perusahaan yang dikuasai oleh konsorsium atau PMA Jepang menjadi BUMN pada 19 Desember 2013.

Kemudian ditunjuk menjadi Holding Industri Pertambangan pada 27 November 2017 hingga menaungi PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk.


Selanjutnya di penghujung tahun 2018, Inalum berhasil merebut PT Freeport Indonesia kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Hingga pada 6 Januari 2020, PT Inalum kembali berkarya dengan memproduksi Aluminiumnya hingga tembus 8 Juta ton, tepatnya dihari HUT perayaaan Inalum yang telah memasuki ke-44 Tahun.

Pencapaian Produksi 8 Juta ton Alumunium tersebut kemudian diabadikan dalam momen seremoni yang dihelat di Pabrik Peleburan Aluminium Kuala Tanjung, Selasa (04/02/2020).


Dalam acara yang bersejarah itu, Direktur Pelaksana Inalum Oggy Achmad Kosasih menandatangani Aluminium Ingot yang tembus 8 Juta Ton dengan memberikan santunan kepada anak yatim sebagai rasa syukurnya atas tercapainya produksi 8 juta Aluminium nomor wahid di dunia tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Insan Inalum atas kerja kerasnya sehingga Inalum mampu mencapai produksi Aluminium yang ke-8 juta ton.”

“Selanjutnya di tahun 2020 mari kita terus bekerja keras dengan mengamalkan nilai-nilai INALUM yaitu ProsPeKTIF dan bekerja sesuai tema HUT ke-44 Inalum yaitu Konsistensi dalam Eksekusi dan Kualitas,” ujar Oggy dalam keterangan tertulis yang terima Kontra.id.

Rasa syukur yang sama juga diungkapkan Direktur Eksekutif Operasi dan Produksi Inalum Rainaldy Harahap.

Ia mengungkapkan walaupun ditengah kondisi Inalum yang saat imi kurang menguntungkan atau dalam kondisi dimana harga jual aluminium sedang lagi turun dengan harga bahan baku yang sedang naik di tahun 2019. Namun Inalum kata dia, dengan berbagai tekat masih mampu beroperasi dengan sangat baik.

“Alhamdulillah tahun 2019 dapat kita lalui dengan baik walaupun ditengah kondisi harga jual aluminium yang sedang turun dan harga bahan baku yang sedang naik.” Kata dia.

“Namun Inalum masih mampu beroperasi dengan baik sehingga mampu mencapai produksi Aluminium yang ke-8 Juta Ton, harapannya kedepannya kita mampu lebih meningkatkan produksi dengan melakukan efisiensi listrik dan bahan baku yang ada,” harap Rainaldy.

Sementara itu, Deputi Sekretaris Perusahaan, Mahyaruddin Ende mengungkapkan bahwa INALUM akan terus berupaya meningkatkan kapasitas produksinya melalui proyek-proyek pengembangan yang ada.

“Inalum akan terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi kedepannya melalui proyek-proyek pengembangan yang ada, sehingga diharapkan INALUM mampu memenuhi kebutuhan Aluminium yang sangat besar di dalam negeri,” ujarnya.

Seperti diketahui, Inalum telah menginjak umur yang ke-44 tahun pada 6 Januari 2020 lalu.

Seremoni produksi 8 juta Aluminium ini kemudian diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta ramah tamah dan foto bersama di antara Insan Inalum yang hadir.

Saat ini Inalum telah mencapai angka produksi yang ke-8 juta ton Aluminium dengan rata-rata produksi per tahun yakni sebanyak 250.000 ton Aluminium.

** Muhammad Arifin Efendi

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

1 Comment

1 Comment

  1. ปั้มไลค์

    6 Februari 2020 at 2:12 am

    Like!! Thank you for publishing this awesome article.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in RAGAM BATU BARA

To Top