Connect with us

Bikin e-KTP di Batu Bara Seperti Mancing Ikan di Laut

KILAS DAERAH

Bikin e-KTP di Batu Bara Seperti Mancing Ikan di Laut

Kontra.ID — Membuat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) di Kabupaten Batu Bara, seperti memancing ikan di laut. Meski sudah lama, tapi susah dapatnya.

“Susah dapet ikan, tapi kalau lagi untung ikan malah nyamperin,” ujar Rizal, (26), warga Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras, Batu Bara.

Itulah perumpamaan yang digambarkan oleh Rizal, betapa tidak dia pusing membuat KTP el, “untuk melamar kerja, eh jadi susah,” katanya.

Padahal menurut Rizal, dirinya bersama warga, harus mondar-mandir  ke Dinas Capil untuk mencetak KTP el.

“Tapi jawaban petugasnya, blanko lagi kosong, jaringan ofline dan macam-macamlah alasannya, kayak memberi warning mau meminta duit gitu,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan
Rusli, warga Tanjung Tiram, ia mengaku sudah tiga hari mengurus KTP Elektronik itu untuk kebutuhan anaknya yang ingin bepergian merantau keluar daerah, namun setelah tiga hari antrian kekantor Capil, urusan KTP tersebut belum juga membuahkan hasil.


“Anak saya kan mau merantau ke Batam, jadi dia mau mengurus KTP untuk keperluan disana, tapi setelah tiga hari kami kekantor ini belum juga siap-siap”, keluh Rusli, Warga kecamatam Tanjung Tiram, Rabu (19/06/2019).

Tanggapan Kadis Capil Batu Bara

Plt Kadis Kependudukan dan Catatan Capil Batu Bara, Radiansyah Lubis.

Menjawab kelurahan itu, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Batubara, Radiansyah Lubis sontak menyampaikan rasa unek uneknya soal jaringan dari pusat yang kerap putus-putus, sehinga menjadi hal tersulit baginya untuk mencetak blangko KTP elektronik kepada masyarakat.

Namun setiap masyarakat yang datang kekantor untuk mengurus berbagai keperluan, Radiansyah mengklaim tetap akan melayani dengan prima.

“Untuk mencetak KTP itukan menggunakan jaringan elektronik, jadi serbolnya itu yang selalu bermasalah, makanya terkendala terus”, ujar Plt Kadis Capil Batubara Radiansyah, seperti dilansir dari media Zulnas.com (19/06/2019).

Meski jaringan itu menjadi masalah, kata Radiansyah, namun petugas tetap akan melayani setiap warganya yang datang ke kantor itu.

Kepada warga yang belum mendapatkan KTP elektronik,
Radiansyah menyarankan agar warga tersebut mengambil Surat Keterangan (Suket) dari Kantornya terlebih dahulu, sehingga untuk sementara server pusat yang saat ini lagi error, Suket itu dapat digunakan sebelum mendapatkan KTP elektronik.

“Ambil aja Suket-nya untuk sementara, nanti kalau blangko KTPnya sudah bisa dicetak akan kita hubungan kepada pihak dari keluarganya agar mengambil KTP tersebut”, tegas mantan plt Kepala BKD Batubara itu.

Radiasnyah yang saat ini tenah menduduki tahtanya sebagai Kasatpol PP definitif itu tidak mau urusan surat di kantornya menjadi repot.

Apa pun yang menjadi urusan masyatakat Batu Bara di kantor itu, ia akan tanggap apa yang menjadi tugas yang diamanahkan kepadanya.

“Saya tak mau urusan dikantor itu menyulitkan warga, bila perlu setaip mereka berurusan, hari itu juga harus selesai, hanya saja saat ini kita lebih lebih memprioritaskan Print Ready Record untuk menjawab Kekurangan ketersediam Blanko E-KTP dari pusat” pungkasnya. *Kontra

Update informasi Anda dengan berita-berita di Batu Bara terkini, ekslusif, unik, dan menarik dari fanpage Facebook:  Kontra.ID 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top