Connect with us

KSJ Batu Bara Support Lansia untuk Hidup Layak di Batu Bara

Kordinator Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) kabupaten Batu Bara, Ahmad Yani, sedang berkeliling di kabupaten Batu Bara, memberikan bahan makanan untuk para lansia di daerah itu. Itu ia lakukan ditengah masa pandemi Covid-19.

KILAS DAERAH

KSJ Batu Bara Support Lansia untuk Hidup Layak di Batu Bara

Komunitas Sedekah Jumat binaan Kapolres Batu Bara, pada Jumat (1/O4/20), diwakili oleh Ahmad Yani, mendatangi seorang Nenek lanjut Usia bernama Ngatinem (70) di tempat nenek itu mencari nafkah dari daun kelapa sawit, yang pendapatannya Rp 2.800 perhari.

Kontra.ID — Komunitas Sekedah Jumat (KSJ) kabupaten Batu Bara, diwakili kordinator Sedekah Ahmad Yani pada Jumat (1/O4/2O2O) kemarin, membantu menyediakan dan mengantar bantuan berupa makanan dan sembako beserta uang saku kepada seorang nenek lanjut usia (lansia) Ngatinem (70), di dusun II, Desa Mangkai Lama, Lima puluh.

Aksi sosial KSJ kali ini, bertujuan untuk memastikan para lansia di daerah itu dapat menikmati hak asasinya serta kebebasan hidup yang lebih layak, agar para lansia di daerah itu tak lupa untuk hidup bahagia, dengan harapan, para darmawan yang tingal di Batu Bara dapat ikut membantu lansia ini menjalani kehidupan sehari-hari.

Media lokal menyebutkan, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) di daerah ini hadir salah satunya bertujuan untuk membantu dan mensuport mereka yang ekonominya kurang mampu untuk hidup lebih layak, termasuk salah satunya lansia di masa isolasi ini.

Bagi Ahmad Yani, Warga lansia di mana pun berada, termasuk salah satunya di Batu Bara berhak mendapat kehidupan yang layak.

Bahkan negara lewat konstitusi perundang-undangan sudah menjamin kesejahteraan lansia.

Oleh karena itu, pemerintah Batu Bara, kata Ahmad Yani harus terus memutakhirkan data warga lansia, yang selanjutnya untuk disentuh dengan program kesejahteraan secara berkesinambungan.


Warga lansia, utamanya perempuan lanjut usia ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah setempat dari segi kesehatan, ekonomi, sosial, budaya.

Bahkan, para warga lanjut usia ini juga, dikatakan Ahmad Yani perlu mendapat jaminan untuk tetap hidup mandiri dan hidup produktif secara sosial dan ekonomi.

Kepada media, Ngatinem (70) mengaku merasa haru biru atas kunjungan Komunitas Sedakah Jumat binaan Kapolres di daerah ini. ia berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepadanya.

Seperti diketahui, Ngatinem (70), tinggal bersama suaminya Saring (68) di Dusun dua, Desa Mangke
Lama, Kecamatan Lima Puluh, kabupaten Batu Bara, Sumut.

Kedua lansia yang hidup malang itu sudah selama bertahun-tahun menggeluti pekerjaan meraut daun kelapa untuk dijadikan lidi dengan pendapatan Rp 2700 perharinya. Keduanya juga hidup dirumah tua reot yang kian memprihatinkan. **

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

3 Comments

3 Comments

  1. ปั้มไลค์

    31 Mei 2020 at 4:25 pm

    Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. I like the valuable information you provide in your articles.

  3. These are actually great ideas in concerning blogging.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top