Connect with us

Kalau Masih Punya Urat Malu, Kampret Jangan Lewat Tol yang Dibangun Jokowi

RAGAM BATU BARA

Kalau Masih Punya Urat Malu, Kampret Jangan Lewat Tol yang Dibangun Jokowi

Kontra.ID — Mobil berposter Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan tol Jokowi” terpampang dengan gagah jalan tol nan indah itu.

Para kaum bumi peang bani micin peminum kencing onta ala kampret pun dongkol setengah mati sampai terkaing-kaing dan melolong-lolong sampai ke tingkap langit yang ketujuh. Mereka merasa terzalimi dan ngedumel para cebong melakukan politisasi jalan tol.

Dengan rasa dongkol yang tak terperi, para kampret itu bilang halah itu kan bukan jalan tolnya Jokowi, itu kan jalannya milik negara yang dibangun dari uang rakyat yang taat bayar pajak.


Memang pembangunan jalan tol itu pembiayannya berasal dari uang rakyat, baik itu uangnya para kecebong maupun uangnya para kampretus, tapi siapa dulu dong yang menglolanya sehingga menjadi wujud nyata jalan tol yang dinikmati banyak orang saat mudik natal maupum tahun baru.

Sudah terbukti, pemimpin yang tidak produktif hanya menghabiskan uang dan anggaran negara tanpa wujud nyata. Selama sepuluh tahun di era SBY selama sepuluh tahun hanya menghasilkan proyek-proyek mangkrak, masih mau ngeles apalagi?

Di tangan Presiden Jokowi semua proyek mangkrak dibangun kembali sehingga dinikmati oleh rakyat banyak, contohnya jalan tol Becakayu (Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu), sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh para kampret juga kan?


Mereka-mereka para kaum kampret hanya mampu bersembunyi dibalik logika absurd bahwa jalan tol adalah jalan negara, tapi mereka sendiri tidak punya nyali untuk mengakui tanpa pemimpin tipikal pekerja keras tidak akan mungkin ada jalan tol di pulau Jawa dan Sumatera Utara.

Pembangunan jalan tol selama periode 2015-2019 tuh ya mencapai Rp 799 triliun. Dan semua itu dilakukan oleh tangan dinginnya pak Jokowi. Kalau Prabowo Subianto yang menang jadi Presiden pada pilpres 2014 yang lalu, belum tentu dia akan punya kemampuan dalam kepalanya untuk kelola Rp 799 triliun buat bangun jalan tol kecuali hanya dapat bermimpi indonesia akan punah dari bumi.

Jadi kalau masih punya urat malu, sebaiknya kalian para pembenci Presiden Jokowi yang selalu dan selalu koar-koar teriak 2019 ganti Presiden, tolong ya dengan segala hormat kalau pulang mudik jangan lewat tol yang notabene merupakan buah tangan pak Jokowi yang kalian benci itu. Lewat jalan biasa saja, silahkan bermacet ria.

Makanya tidak usah malu-malu meong untuk mengakuinya bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur, khususnya dibidang pembangunan jalan tol untuk pemerataan pembangunan dilakukan di eranya pak Jokowi yang para kampret itu bilang Presiden klewas-klewes kurus kerempeng, Presiden boneka, dan lain sebagainya itu.

Memang sih ya fenomena kebebasan berekspresi yang kebablasan memang sangat tinggi di kalangan para kaum kampret itu. Umur, latar belakang pendidikan, dan profesi, tidak menjamin mereka akan berpikir dewasa.

Kebencian yang tidak mendasar memang akan membuat seseorang kehilangan akal sehat dan mati hati nuraninya. Bahaya dari racun ideologi kampretisme dan kampretologi yang berkembang di kalangan masyarakat kaum bumi peang itu jujur saja hanya membuat orang waras yang masih berpikir sehat kehilangan nalar.

Sok-sokkan bikin diri macam pengamat politik kelas wahid yang top markotop saja, sok nyinyir, sok kritis, sok paling benar, semua salah Jokowi.

Mereka getol teriak “Ganti Presiden” tapi tidak punya kemaluan, eh salah, tidak punya malu mudik lewat jalan tol yang dibangun oleh Presiden Jokowi dengan kerja keras siang dan malam.

Saya kadang suka risih, sekalipun tidak alergi, dengan model manusia-manusia sampah masyarakat seperti ini. Kritik sih boleh-boleh saja, asal jangan dibalut dengan aura kebencian yang membbi buta.

Kita ini semua memang manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf, namun bagaimanapun juga, ada aspek dalam hidup ini, koridor hukum dan norma-norma sosial yang wajib dipatuhi.

Poster mobil bergambar Prabowo yang sangat menohok ulu hati ini harusnya bisa bikin mata mereka terbuka lebar. Saya terus terang salut dengan supir yang mengendarai mobil itu. Menghadapi para kaum kampretos sambil tidak terpancing untuk ikut bermain memang butuh seni tersendiri.

Makanya sekali lagi saya bilang, dengan segala hormat, kalau masih punya urat malu, para kaum bumi peang bani micin peminum kencing onta binti Kampret erektus Jangan Lewat Tol yang Dibangun pak Jokowi lagi ya. Lewat jalan biasa saja.

Continue Reading
You may also like...
5 Comments

5 Comments

  1. Nina Ningsih

    24 Desember 2018 at 4:53 am

    Ternyata itu karya SBY

    Djoko menjelaskan, jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera dan mempunyai peranan penting dalam melayani pergerakan manusia, barang dan jasa dari Bandara Kualanamu, sekaligus sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

    “Jalan Tol ini juga merupakan salah satu infrastruktur Pekerjaaan Umum untuk mendukung program MP3EI melalui peningkatan kapasitas jaringan jalan di Pulau Sumatera sebagai bagian dari Koridor Ekonomi Sumatera,” ucap Djoko.

    https://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/09/23/ncc7z0-pembangunan-tol-sumatera-dimulai

  2. Jaya

    24 Desember 2018 at 4:28 pm

    Cebong dungu… Kalau masih punya urat malu.. Ngutang jangan atas namakan negara.. Kalau jalan tol loe sebut punya junjungan loe.. Faham. .

  3. Tara Ramadhany

    26 Desember 2018 at 9:19 am

    Maaf, saya mau tanya..
    Itu pak dhe bangun tol pake duit pribadi atau duit rakyat yaa..??😂😂😂
    Sejauh yg saya ketahui, bangun tol itu pak dhe hutang sama bpjs dan biro haji (laah itu jelas2 uang rakyat looh yaa, bukan uang pribadi beliau)
    Cuma karna jokowi yg meng acc tol itu apa itu berarti tol punya jokowi..??
    Ini ibaratnya kita puya uang niih patungan, dibelikan satu jenis barang untuk dipakai bersama..
    Apa masuk akal kalo barang itu lalu di klaim oleh satu orang pribadi..???
    Apalagi yg ikut patungan justru BAYAR SEWA waktu mau pake barang..
    Wkwkwkkk…😂😂😂
    Cebong auto panik mah dimaklumi sajalah..😂😂
    Kocak sekaliiii😂😂😂

  4. Agung Denny

    18 Januari 2019 at 8:24 am

    JaLan ToL yg dananya aja NGEMBAT DANA BPJS + Haji aja bangga !! PadahaL dana2 itu titipan rakyat yg harus dijaga pemerintah dan gak boLeh diutak utik siapapun seLain psertanya. Ga’ amanah nih rezim 1 ini ! Makanya kaLo bikin proyek itu 1/1 duLu, ga’ usah banyak2 dikebut jd kteteran deh dananya.

  5. Hanna Miklitz

    9 September 2019 at 7:27 pm

    I was studying some of your posts on this internet site and I believe this internet site is rattling informative ! Keep posting.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in RAGAM BATU BARA

To Top