Connect with us

Difitnah, Diancam hingga Diteror! Jurnalis MNC TV Group Lapor Keponakan Bupati Batu Bara ke Polisi

Keponakan Bupati kabupaten Batu Bara, Rafdinal Maliki (baju biru) saat mendamping pamannya, Bupati Batu Bara Zahir (baju putih) saat konpres pada HUT RI, pada 17 Agustus 2019/ Foto Istimewa.

KILAS DAERAH

Difitnah, Diancam hingga Diteror! Jurnalis MNC TV Group Lapor Keponakan Bupati Batu Bara ke Polisi

Kontra.ID – Seorang wartawan media MNC TV group sekaligus wartawan Inews TV, Fadli Pelka melaporkan dugaan fitnah hingga pengancaman yang diterimanya dari Ketua DPD KNPI kabupaten Batu Bara, Rafdinal Maliki.

Sebagaimana diketahui, Rafdinal Maliki merupakan salah seorang keponakan kandung dari keluarga besar Bupati Batu Bara, Zahir.

Rafdinal Maliki dilaporkan oleh jurnalis MNC Gorup tersebut diduga telah memfitnah dan mengancamnya saat bertugas menyajikan berita ke sosial media.

Polisi setempat masih mempelajari dan akan menyelidiki kasus ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kontra.ID, Fadli Pelka, wartawan Inews Tv dan MNC Group yang juga jurnalis daring di Sindonews.com untuk wilayah Batu Bara tersebut, mendatangi Markas Polres setempat, pada Jumat (19/6/2020) petang, dini hari tadi.

 

Fadli melaporkan ke polres setempat dirinya telah difitnah, diancam hinga diteror oleh keponakan Bupati Batu Bara saat bertugas menyajikan berita dugaan monopoli bansos Sembako E-warung, yang diprakarasai oleh BUMD di daerah itu ke Facebook.


Fadli pelka didampingi sekretaris IJTI saat melaporkan dugaan fitnah dan pengancaman yang dilakukan oleh keponakan Bupati Batu Bara, Rafdinal Maliki, Jumat, 19 Juni 2020 di Mapolres Kabupaten Batu Bara/Foto Istimewa.

Saat itu, Kamis (10/1), malam, Fadli menerangkan dirinya sebagai Wartawan dituntut oleh desakan publik menyajikan berita sesuai fakta berdasarkan rekaman visual dari hasil wawancara rekannya sesama media Tv, kepada salah seorang agen E-warung, yang menerima pemasok sembako dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Fadli merasa heran, meski telah menyajikan berita sesuai fakya ke media Televisi adanya dugaan monopoli BMUD dalam memasukan bansos Sembako kepada salah seorang agen e-warung, dirinya justru dituding Rafdinal Maliki sebagai wartawan pesanan dan wartawan bayaran.

Tak hanya dituduh sebagai wartawan bayaran saja, Fadli Pelka juga merasa dirinya diancam hingga diteror Rafdinal Maliki.

Sebagaimana diketahui, Direktur Operasional BUMD Batu Bara, Syarkawi Hamid pada Selasa, 28 April 2020 lalu sempat mengungkap keterlibatan Rafdinal Maliki (keponakan Bupati) sebagai pemasuk bansos sembako di BUMD Batu Bara untuk E-warung, dengan mayoritas KPM e-Warung yang ditanganinya sebanyak 14 ribu penerima sembako ke rekening pribadi Syarkawi Hamid.

Rafdinal Maliki, sebagaimana yang dikatakan Syarkawi Hamid salah satu dari 5 pemasok yang juga ikut menikmati keutnungan pemasok sembako dari rekening pribadinya yang didapat dari 14 ribu KPM yang tersebar ke sejumlah e-warung.

Atas fitnah dan pengancaman itu, Fadli Pelka merasa Keponakan Bupati Batu Bara tersebut diduga kuat telah menyebar fitnah sekaligus pengancaman terhadap kemerdekaan dirinya sebagai wartawan, dalam menyajikan berita sesuai desakan publik.

Untuk diketahui, kasus dugaan skandal di BUMD terkait dugaan monopoli bansos dalam program sembako hingga saat ini masih ditangani pihak kejaksaan Tinggi.

Terkait pengaduan Fadli tersebut, Sekretaris IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonrsia) Asahan Tanjung Balai Batu Bara (ASTARA) Taufik di markas Wappress (Warung Apresiasi Press) di Lima Puluh, Jumat (19/06/2020) petang membenarkan laporan Fadli.

Diterangkan oleh Taufik yang  mendampingi Fadli Pelka, mengatakan tidak terima dengan tuduhan oknum Ketua KNPI “Rafdinal Maliki” yang diketahui adalah keponakan Bupati, yang menuduh dirinya dipesan dan dibayar untuk membuat berita tayangan televisi terkait monopoli bansos sembako di MNC TV.

Sementara berita tersebut, kata Fadli berdasarkan hasil rekaman visual dan wawancara di lapangan.

Demikian pula melalui pesan Whatsapp, Rafdinal Maliki menulis, kata Fadli “kalau kita sudah bersih dan benar benar  bersih, jgn jatah rumah org miskin kau ambil, kalau gak mau kau pulangin hak rakyat miskin itu, berarti kau skrg berhadapan sama Ketua DPD KNPI Batubara’,” kata Fadli, tiru pengancaman yang disampaikan Rafdinal Maliki ke dirinya.

Terkait tudingan tersebut, Fadli Pelka menutut aparat pemegak hukum agar memulihkan harkat, nama baik serta martabatnya yang diduga telah dicmarkan oleh Keponakan Bupati Batu Bara.

Bagi Fadli, harkat dan martabatnya dikemudian hari akan menjadi warisan buat anak dan cucunya.

Taufik selaku Sekretaris IJTI  menyampaikan kecaman atas komentar keponakan Bupati di postingan kolom komentar facebook Fadly Pelka pada akun Facebook oleh Rafdinal Maliki.

“Saya ingin kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Fadli berharap Aparat penegak hukum memulihkan harkat, nama baik, kemerdekaan serta martabatnya sebagai wartawan.

Selanjutnya, IJTI ASTARA akan  melakukan kordinasi ke IJTI Sumut dan memberikan kuasa hukum untuk Fadly Pelka sebagai kontributor MNC TV yang dalam hal ini nama baiknya, harkat dan martabatnya sebagai wartawan telah dicemarkan keluarga Bupati.

“Kita akan fasilitasi kuasa hukum untuk kasus ini. Dan kita berharap pihak kepolisian dapat segera menindak lanjuti terkait laporan saudara Fadly,” sebut Taufik.

Apa sikap Rafdinal Maliki? keponakan Bupati Batu Bara tersebut belum merespon saat dikonfirmasi melalui panggailan telpon maupun via What’s App. **

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

4 Comments

4 Comments

  1. ปั้มไลค์

    20 Juni 2020 at 8:37 am

    Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. Thank you ever so for you article post.

  3. These are actually great ideas in concerning blogging.

  4. SMS

    20 Juni 2020 at 8:45 am

    I used to be able to find good info from your blog posts.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top