Connect with us

Bupati Batu Bara Berniat Hapus Denda PPJ Inalum Rp 105 Miliar

Bupati Kabupaten Batu Bara Ir Zahir Map (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah) | KONTRA.ID

KILAS DAERAH

Bupati Batu Bara Berniat Hapus Denda PPJ Inalum Rp 105 Miliar

PT Inalum kini bakal dibebaskan dari denda pajak Penerangan Jalan (PPJ). Bupati Batu Bara Zahir melalui Kepala BPPRD Rijali mengaku sengaja akan mengeluarkan kebijakan tersebut. Tujuannya agar PT Inalum lekas membayar utang PPJ dengan cara dihilangkan denda pajaknya.

Kontra.id — Pemerintah kabupaten Batu Bara membuka keringanan pajak daerah terhadap PT Inalum.

Bupati Batu Bara Zahir melalui BPPRD bakal beri diskon terhadap PT Inalum yang masih terutang PPJ beserta Denda senilai Rp 209 miliar.

Tujuannya agar Inalum lekas membayar utang PPJ dengan cara dihilangkan denda pajak Rp 105 miliar dari total utang PT Inalum ke Pemkab Batu Bara Rp 209 miliar.

“Kalau penghapusan denda pajak PPJ Inalum masih dalam proses dengan DPRD,” kata kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD) Batu Bara, Rijali kepada Kontra.ID, Jumat, (20/03).

Mantan Kabid Penagihan Pajak BPPRD ini menilai atas permohonan yang diajukan Inalum kepada Bupati terkait pembayaran pajak PPJ yang terutang sejak 5 tahun itu akan semakin malas membayar apabila dibebankan denda pajak mereka.

Kepala BPPRD Batu Bara Rijali saat penandatanganan MoU antara Pemkab Batu Bara dengan PT Inalum Terkait Penagihan utang PPJ PT Inalum di Aula Kantor Bupati kabupaten Batu Bara di Lima Puluh. (Foto Istimewa) / Kontra.id

Ditanya berapa jumlah denda pajak PPJ Inalum yang bakal dihapus Pemkab Batu Bara, Rijali katakan  senilai Rp 105 miliar dari PPJ yang terutang senilai Rp 209 miliar.


Target pendapatan yang bakal dikejar menjadi pemasukan daerah dari total utang PPJ Inalum  tersebut senilai Rp 104 miliar dari total utang Inalum Rp 209 miliar.

Sebagai tambahan, kata Rijali, sebelumnya PT Inalum telah mencicil (utang) tagihan pajak penerang jalan (PPJ) Rp 50 miliar pada akhir tahun 2019 lalu.

Upaya Inalum membayar utang tersebut setelah pemkab Batu Bara mendapat persetujuan dari BPK, Kemendagri dan Kementrian Keuangan. Tak hanya itu, Pemkab Batu Bara juga mendapat legal opini dari Kejari Batu Bara untuk menagih utang dari PPJ Inalum.

“Makanya PT Inalum kemarin cicil (utang) PPJ nya Rp 50 miliar. Dan mereka komit akan menunaskan pada akhir 2020 ini,” kata Rijali.

Namun Rijali bilang dari cicilan PPJ Rp 50 miliar itu belum masuk hitungan denda Rp 105 miliar dari total utang Inalum Rp 209 miliar.

Masalahnya penghapusan denda PPJ Inalum itu masih dalam proses. Hanya tinggal menuggu pendapat atau persetujuan dari DPRD dulu.

Jika DPRD nantinya sepakat denda PPJ Inalum dihapus, maka selanjutnya tinggal menguggu Bupati menerbitkan Perbup penghapusan denda pajak Inalum. Maka Dengan demikian.

“PT Inalum hanya tinggal membayar (uatangnya) Rp 54 miliar lagi jika telah dilakukan penghapusan denda,” timpal Rijali.

Namun kata Rijali Inalum jangan berbangga hati dulu, sebab “masih ada tunggakan PPJ Inalum sejak 2018 – 2019 Rp 28 miliar,” cetusnya.

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

1 Comment

1 Comment

  1. best cbd oil

    24 Mei 2020 at 1:53 am

    Nice post. I used to be checking continuously this blog and I am inspired! Very helpful info specially the ultimate section 🙂 I handle such info a lot. I used to be seeking this certain information for a very lengthy time. Thanks and best of luck. |

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top