Connect with us

Miliaran ‘Duit Dana Desa’ di Simalungun Ngalir Jauh Sampai ke Rekening Pribadi Amansyah Putra

KILAS DAERAH

Miliaran ‘Duit Dana Desa’ di Simalungun Ngalir Jauh Sampai ke Rekening Pribadi Amansyah Putra

Kontra.ID —Diduga, ratusan Kepala Desa di Kabupaten Simalungun dipaksa oleh Dinas Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dibawah arahan Sarimuda Purba memaksa ratusan kepala Desa menggunakan Dana Desa, untuk kepentingan pelatihan Life Skill Tataboga dengan jasa pihak ketiga, melalui Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Putra Bagsa sebagai pengelola.

Pelatihan yang terkesan menghambur-hamburkan miliaran duit rakyat tersebut dilaksanakan dengan sasaran kepada ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Acara tersebut digeber selama 5 hari 1 malam, acara dimulai pada 3 sampai 7 Desember  2021 bertempat di Hotel Grand Orri Berastagi, Karo.

Usut punya usut, Informasi yang beredar, setiap kepala desa diwajibkan menyetor sebesar Rp 13 juta dengan mengutus 2 orang peserta setiap Desa yang terdiri dari ibu-ibu PKK.

Rinciannya, per peserta dari setiap Desa diwajibkan untuk mentrasfer duit dari dana desa sebesar 6,5 juta X 2 orang = Rp 13 juta ke rekening pribadi 1097-01-000437-56-4 atas nama Amansyah Putra yang mewakili Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Putra Bangsa sebagai penyelenggara.

Informasi yang dihimpun media network kontra.id, ada sebanyak 85 % dari jumlah total 358  Desa di Simalungun yang diwajibkam mengikuti acara ini, dana desa yang habis untuk melaksanakan acara ini,  hinga menelan kurang lebih mencapai sebesar Rp 5 miliar.

Seorang aparatur Desa, sebut saja namanya Juar (bukan nama asli-red) mengatakan kegiatan tersebut muncul dalam APBDes perubahan yang diselipkan dalam pos kegiatan anggaran pelatihan untuk perempuan. Rata-rata desa menggarkan 14 sampai 15 juta rupiah.

“Kami pun bingung mau macemana, soalnya udah perintah dari sana (Pihak dinas PMD) wajib ikut,” kata Juar, sabtu (04/12/2021).

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Simalungun Sarimuda Purba, saat dikonfirmasi membenarkan memang ada pelatihan di Berastagi yang dikelola oleh pihak ketiga atas nama Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknologi Putra Bangsa sebagai pihak penyelenggara kegiatan.

Namun, Sarimuda membantah kalau aktivitas yang menelan milliar rupiah dari Dana Desa tersebut, berasal dari suruhan dari Dinasnya.

“Memang ada, tapi saya gak di lokasi, itu dilaksanakan bagi pangulu-pangulu (Kepala Desa) yang menganggarkan. Gak ada kita wajibkan,” kilah Sarimuda, Minggu (5/12/2021).

Sarimuda pun tidak merespon saat disinggung mengenai isi pesan whatsaap dari pihak dinas yang sempat beredar di grup-grup agar kepala desa tidak menyebarkan undangan maupun penawaran pelatihan ke pihak mana pun.

Namun saat media network Kontra.id menghubungi pihak ketiga atas nama miming, membenarkan kalo setoran itu berasal dari arahan Dinas, “kordinasinya sama pak Kabid pak, namanya pak Kenedy” kata Miming saat dihubungi pada Minggu, 6 Desember 2021.

Terkait soal setoran duit pelatihan ini, miming langsung membenarkan setiap kepala Desa bisa transfer langsung ke rekening 1097-01-000437-56-4 atas nama Amansyah Putra, namun bisa juga langsung setor di tempat, “boleh boleh boleh pak, boleh (setor tunai)” kata miming. **

Sesuai dengan visi misi yang diusung media KONTRA.ID mengemas berbagai tulisan produk jurnalistik dengan menekankan pada prinsip “Interpretative Journalism” dengan memberi makna terhadap setiap pristiwa maupun fenomena dari sudut pandang yang tak biasa.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KILAS DAERAH

To Top