Connect with us

Kades Ujung Kubu Akui Tak Kuat Menahan ‘Tagisan’ Muhammad Ghozali

KILAS DAERAH

Kades Ujung Kubu Akui Tak Kuat Menahan ‘Tagisan’ Muhammad Ghozali

Kontra.ID — Ada pepatah lama yang mengatakan “Jika pria yang diberi kuasa untuk tidak menagis dibumi saat tertimpa musibah, maka sudah tentu manusia yang seperti itu sudah tidak ada lagi perasaan dan jiwa baik dalam dirinya.

Pepatah itu mengartikan bahwa sesungguhnya siapa pun pria itu sudah pasti tidak akan sanggup menahan tangis tatkala ia membuat suatu kesalahan.

Dan hal itu terbukti saat Muhammad Ghozali alias pendamping salah satu desa di kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara, menagis mewek saat menjumpai Kepala Desa Ujung Kubu, denagn tujuan agar kasusnya dalam hal dugaan melarikan Uang Bumdes senilai Rp 60 juta di dua desa kecamatan itu tidak dinaikan oleh sang kades.


Kades Ujung Kubu, Nurdin mengaku tak mudah baginya dan keluarga saat mengetahui
Muhammad Ghozali akan bercerai dengan Istri.

Dengan mengetahui hal itu, Kades meminta kepada pihak media agar menghentikan semua polemik dan pemberitaan yang berkaitan dengan kasus Muhammad Ghozali atas apa yang sudah dilakukannya di dua Badan Usaha Milik Desa tersebut.

Hal ini dilakukan kades Nurdin karna tak kuat dan tak sanggup lagi menahan tagisan dan kesedihan Muhammad Ghozali saat mendegar dia akan berpisah dengan istri akibat perkara tersebut.


Betapa tidak, mendegar kejadian itu membuat Nurdin sampai  berubah fikiran.

Bahkan, dia mengungkapkan, agar kasus itu ditutup saja dan dapat deselesaikan dengan baik baik.

Kepala Desa Ujung Kubu, Nurdin

“Tadi malam ada dia datang kerumah saya, sampai nagis nagis tidur dirumah saya, jadi itu maksut ku kalo bisa diceritakan baik baik, diselesaikan ajalah itu dengan baik biak” ungkap Kades Ujung Kubu, Nurdin kepada Kontra.ID, Sabtu, 13 Juli 2019.

Nurdin juga menceritakan kesedihan Ghozali ibarat Sudah  seperti jatuh, tertimpa tangga lagi, karna istri nya mungkin akan meminta berpisah setelah kejadian ini.

“Maksutnya begini, dia kemarin minta tolonglah nagis nagis bilang istrinya minta pisah, kalo bisa gini kejadianya, aku kan gini merasa terharu aja dia sama binik dia kan mungkin akan pisah (cerai) itu yang agak terharu aku” kata Kades Nurdin seraya memita media untuk tidak lagi membesar-besarkan aib Muhammad Ghozali.

Namun Saat ditanyakan kepada Kades Nurdin terkait rencana serangan Muhammad Ghozali seperti yang diutarakanya di Facebook, dan sudah dimuat di laman berita Suaradesasumut.com dengan Judul “Tak Terima Boroknya di Bongkar, PLD Kecamatan Nibung Serang Kades Ujung Kubu“.

Kades Nurdin hanya menjawab hal itu tidak ada masalah baginya.

“Kalo aku dihujat-hujat dia pun di facebook itu tidak ada permasalahan bagi aku, aku biasa aja saat digitukan orang, tapi dia (Muhammad Ghozali) itu saat digitukan orang kan langsung marah dia, kalo dapat dibolo-bolo (dipelihara) ajalah dia itu klo dapat begitu” saran Nurdin dengan harapan kasus itu dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Lantas siapa yang bersalah atas lambannya permasalahah BumDes di desa tersebut, uang Bumdes Ujung Kubu sudah disetorkan ke Ghozali, namun tabung Gas Elpj buat keperluan Bumdes Desa Ujung Kubu tersebut kenapa tak juga kunjung direalisasikan?

“Jadi sebenarnya salahnya tak taulah aku, pening kepala aku, jadi Ghozali ini orangnya agak cengeng, aku kalopun dihujatnya tidak ada masalah sama aku, asal jangan kenak atas diri aku sudah, itu aja” pungkasnya.

Hingga berita ini digubrik, saat redaksi menghubungi pendamping Desa di Nibung Hangus, Muhammad Ghozali, baik via telpon maupun ke what’s App 081376226***, belum dapat jawaban.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top