Connect with us

Kades Kuala Indah Jadi Tersangka Kasus Pencurian Sampan

KILAS DAERAH

Kades Kuala Indah Jadi Tersangka Kasus Pencurian Sampan

Kontra.ID — Polsek Indrapura menetapkan mantan kades Kuala Indah kecamatan Sei suka Kabupaten Batu Bara Matsah sebagai tersangka dalam kasus pencurian sebuah sampan milik korban bernama Effendi, warga Dusun I Padang Serunai Desa Kuala Indah.

MS dilaporkan pada 3 November, dan ditetapkan sebagai tersangka pada 7 November lalu bersama dengan SH yang ikut membantu aksi pencurian sampan tersebut.

Mantan Kades Kuala indah, Matsah

Berdasarkan surat dari Polsek Indrapura dengan perihal Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan/Penyelidikan bernomor: B/140/XII/2018/Reskrim, MS dan SH akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah melewati proses gelar perkara. Selanjutnya, berkas perkara tersebut telah dikirim ke pihak Kejaksaan Negeri Batu Bara pada 6 Desember lalu guna poses lebih lanjut.

Sayangnya, sampai berita ini diterbitkan belum ada tindak lanjut dari pihak Kejaksaan setempat dalam menanggapi kasus tersebut. Korban, Effendi, amat menyayangkan hal tersebut. Terlebih, kata dia, meskipun MS telah ditetapkan sebagai tersangka, tidak ada penahanan yang dilakukan terhadapnya. Hingga kini, Effendi mengatakan, MS yang diduga telah melakukan pencurian tersebut masih menghirup nafas segar tanpa penindakan.

Matsah

“Yang saya heran, dia (MS) udah ditetapkan sebagai tersangka tapi kok nggak ditahan. Sementara mobil yang dipakek untuk mengangkat sampan itu sempat disita, sekarang malah bebas dipakainya kemana mana” ucap Effendi.

Salah seorang kerabat Effendi, Kamaruddin mengaku geram dengan penanganan kasus yang dinilai lambat. Kecurigaan akan adanya tindakan “main mata” antara pihak penegak hukum dengan Matsah pun dilontarkan Kamaruddin. Kecurigaan itu, kata dia, muncul lantaran MS masih bebas berkeliaran meski telah berstatus tersangka.


“Nanti kami akan coba lakukan audiensi ke Kejaksaan. Kalau kasus ini makin diperlama, makin dipersulit juga bisa jadi nanti kami akan turunkan massa untuk lakukan unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan” ungkap Kamaruddin.***

Continue Reading
You may also like...
5 Comments

5 Comments

  1. Matsyah

    20 Desember 2018 at 1:37 am

    Saya Matsyah mantan kepala desa kuala indah mentaati hukum yg berlaku di NKRI yg kita cintai,kasus yg ditersangkakan kepada saya tentang pencurian sampan yang sudah di prses oleh penegak hukum,namun saya ingin berbagi knp masalah ini terjadi kepada saya,……
    Awal nya pada tanggal 25 mei 2018 jam 22.00 selepas sholat tarawih Sdr Efendy datang kerumah saya di dampingi oleh ketua Bpd kuala indah mau minjam uang BUMDES Kuala indah utk membeli sampan beserta perlengkapannya,Krn bbrpa pertimbangan proposal tsb saya tolak,namun solusi ttp saya berikan dgn memakai dana pribadi sejumlah Rp 13 jt dengan perjanjian secara lisan di hadapan ketua BPD , perjanjian tsb apabila dana yg di pinjamkan tidak di gunakan secara baik maka semua aset sampan dan perlengkapan nya di tarik kembali,…
    Seiring berjalannya waktu dana yg di berikan kpd sdr Efendi di belikan sampan seharga Rp 3.5 jt,…
    Namun dalam waktu lebih kurang4 bulan sampan tsb hanya JD pajangan dan tergeletak di kebun sawit milik warga,..
    Saya selaku yg memberikan dana merasa prihatin dan mengambil sikap mengamankan sampan tsb (hanya sampan tanpa perlengkapan)dgn membawa pulang dibantu oleh bbrpa warga dgn mengangkat ke mobil.

    Dan inilah kisah nya mengapa saya di tudingkan mencuri sampan sdr Efendi…

    Utk menambah pengetahuan bagi awaq media ini tentang masalah saya dgn sdr Efendi,saya sudah berulang kali membantu dia di antara lain:
    1.mengangkat sdr Efendi menjadi salah satu kaur saya di desa Kuala indah.
    2.memberikan transfortasi berupa kendaraan roda dua agar lancarkan urusan desa.
    3. Berikan dana utk belikan sampan,namun sampan tidak jadi di beli Krn alasan bayar hutang.
    4.memberikan bantuan dana utk belanja di rumah,
    5.memberikan pinjaman Rp 13 jt utk belikan sampan beserta perlengkapannya,namun tidak juga dimanfaatkan, sehingga terjadilah perkara yg membuat saya jadi tersangka pencurian sampan….

    Saya sbg manusia tidak luput dari khilaf dan kesalahan,dan saya siap menerima konsekuensinya…

    Mhn maaf atas kelancangan saya dalam mengomentari berita di atas dan saya siap salah,wasslam

    • Ziad

      20 Desember 2018 at 1:28 pm

      Nyantai z buat bpk matsya
      Semoga Malaikat Izrail Melindungi sodara Efendi…

  2. Irfandi

    11 Februari 2019 at 10:21 pm

    Wah harusnya berimbang ni berita dari kedua belah pihak. Harusnya pak kades dapat menggunakan Hakim Jawab kepada media supaya berimbang beritanya tidak berat sebelah.

  3. Irfandi

    11 Februari 2019 at 10:22 pm

    Hak jawab maksudnya.

  4. Mat syah

    12 Maret 2019 at 11:20 am

    Terimakasih sdrku Irfandi,biarlah Allah yg menjawab berita diatas,semoga dapat hidayah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top