Connect with us

Dalam 2 Tahun Memimpin, Bupati Batu Bara telah Bangun Lebih dari 1,7 Ribu Rumah untuk Rakyat Miskin

Kondisi Rumah Siti Hajar, di Desa Suka Jaya, sesudah dibedah Bupati Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, usai puluhan tahun dalam kondosi rusak parah | Kontra.ID

KILAS DAERAH

Dalam 2 Tahun Memimpin, Bupati Batu Bara telah Bangun Lebih dari 1,7 Ribu Rumah untuk Rakyat Miskin

Kontra.ID — Bupati kabupaten Batu Bara Ir Zahir M.Ap menekankan, pentingnya penyediaan rumah yang layak huni bagi warga miskin di kabupaten Batu Bara, Sumut.

Di beberapa titik kecamatan di Batu Bara, masih banyak terdapat masyarakat miskin berpenghasilan rendah, yang masih kesulitan memperoleh rumah yang layak, untuk dihuni.

Realitas seperti ini, berdasarkan catatan kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Batu Bara, sudah menjadi perhatian Bupati Batu Bara Zahir, agar selalu berupaya menyediakan infrastruktur perumahan, salah satunya dengan program bedah rumah tidak layak huni, khususnya untuk hunian yang benar-benar layak bagi rakyat miskin.

Kondisi Rumah Siti Hajar, di Desa Suka Jaya, sebelum dan sesudah dibedah Bupati Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, usai puluhan tahun dalam kondosi rusak parah.

Bupati melalui Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kabupaten Batu Bara, Norma Deli Siregar berujar, rumah layak merupakan kebutuhan dasar bagi semua orang. Hal itu, menurutnya, sudah menjadi bagian penting dari komitmen Bupati Zahir, dalam memenuhi hak dasar setiap warganya, terutama bagi setiap keluarga dari masyarakat yang benar-benar miskin atau tidak mampu.

Norma Deli Siregar menerangkan, dengan Rumah yang layak, akan semakin memperkuat hubungan keluarga sebagai pilar utama dalam menjaga kesejahteraan sebuah keluarga dalam bernegara, upaya yang diharapkan Bupati, dengan adanya penyedian hunian layak ini, sekaligus berperan aktif sebagai benteng pertahanan pertama dalam melawan berbagai risiko kesehatan, termasuk pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman Batu Bara, Norma Deli Siregar, (Kanan) bersama Kepala Bidang Permikiman, Frans Siregar (kiri).

“Program ini sudah menjadi target Bupati dalam mengurangi 3000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kabupaten Batu Bara, khususnya untuk rumah tidak layak yang dimiliki oleh masyarakat kurang mampu, masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki tanah kepemilikan sendiri,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Batu Bara, Norma Deli Siregar, saat dikonfirmasi, Senin, 19 Juli 2021.


Lebih lanjut, Norma Deli Siregar menjelaskan, secara menyeluruh, saat ini ,total bantuan pembangunan bedah rumah yang berhasil direalisasikan Bupati melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, mulai dari tahun 2019 dan 2020, telah mencapai lebih dari 1,7 ribu rumah masyarakat miskin telah dibangun.

“Secara menyeluruh, saat ini total bantuan bedah rumah selama dua tahun, dari 2019 dan tahun 2020, Bupati sudah membedah sekitar 1.718 pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), terutama untuk masyarakat yang kurang mampu atau masyarakat yang berpenghasilan rendah,” Kata Norma Deli Siregar ” target total untuk pembangunan rumah tak layak huni ini, sesuai target Bupati untuk 5 tahun, ada sebanyak 3 ribu rumah.

Kondisi Rumah Siti Hajar, di Desa Suka Jaya, sebelum dibedah Bupati, melalui Dinas Perkim Batu Bara.

“InsyaAllah, target bedah 3 ribu rumah diperkirakan tercapai sebelum akhir 2023, upaya ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak. Dan Alhamdulillah untuk tahun 2021 ini, kita juga akan membedah 200 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) lagi, dibangun dari dana satuan non vertikal tertentu (SNVT), dan penerimanya tetap mereka yang berpenghasilan rendah atau tidak mampu tapi memiliki tanah sendiri, bukan status sewa atau minjam” ucapnya.

Kondisi Rumah Siti Hajar, di Desa Suka Jaya, sesudah dibedah Bupati Batu Bara melalui Dinas Perkim, usai puluhan tahun dalam kondisi rusak parah.

Lebih lanjut Norma mengatakan, pembangunan untuk bedah rumah khusus kepada masyarakat miskin ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2023 dengan target membedah sebanyak 3 ribu rumah.

Agar prioritas di sektor pembangunan perumahan hunian yang layak ini bisa terus berjalan, Norma menuturkan, pihaknya akan terus memanfaatkan banyak sumber dana dari berbagai pihak, baik itu dari dana APBD kabupaten, provinsi dan juga kementrian.

“Pertama, dari dana APBD Kabupaten, kedua dari APBD Provinsi, ketiga dana satuan non vertikal tertentu (SNVT) dari kementrian. Terakhir dari Dana Alokasi Kusus,” pungkasnya.

Pejabat Kepala Bidang Perumahan pada kantor Dinas Perkim Batu Bara, Daniel Siringoringo menambahkan, adapun program pembangunan rumah tidak layak huni untuk rakyat kurang mampu ini dibuat, sebagai upaya Bupati dalam pengentasan kemiskinan dengan memanuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin di daerah itu, dengan hunian yang layak untuk ditempati.

Selain itu juga, program bedah rumah ini terus dipacu Bupati juga untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat miskin dengan memiliki rumah yang lebih layak lagi.

Upaya itu diharapkan, agar output dari bantuan ini dapat membuat si penerima bantuan hidup lebih sehat dan nyaman dengan lingkungannya.

Daniel Siringoringo meyakini, hidup bersih merupakan salah satu upaya untuk mencegah tertular dari virus COVID-19, salah satu diantaranya dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan tinggal di rumah layak huni.

Hal ini ditengah masa covid-19 melanda negeri, juga sejalan dengan semanagat membangun rumah tidak layak bagi masyarakat miskin, disamping upaya tersebut dapat memicu Pemulihan Ekonomi Keluarga yang tadinya berpenghasilan Rendah di Tengah Pandemi COVID-19, kata Daniel Siringoringgo juga dapat memperkuat kesehatan si penerima bantuan.

“Tadinya hunian masyarakat (miskin) itu enggak layak,(setelah rumah dibedah) jadi punya fasilitas kamar mandi kan bisa jadi lebih sehat, imun kan juga bisa meningkat,” katanya dalam proses pembangunan bedah setiap rumah bagi keluarga yang kurang mampu, pastinya akan muncul dampak berantai yang juga akan menumbuhkan ekonomi masyarakat

Adapun bantuan bedah rumah yang telah dikucurkan Bupati Batu Bara selama dua tahun terakhir ini, diantaranya pada tahun 2019, Bupati Batu Bara telah membedah sebanyak 410 unit rumah, lalu sebanyak 625 unit rumah pada tahun 2020 lalu, kemudian ada sebanyak 381 unit rumah yang telah dibagun pada 2021.

An introverted mind wanderer who loves writing to heal, help, and live. Photography enthusiasts and philosophy admirer.

3 Comments

3 Comments

  1. zovre lioptor

    29 Juli 2021 at 6:24 pm

    This web site is really a walk-through for all of the info you wanted about this and didn’t know who to ask. Glimpse here, and you’ll definitely discover it.

  2. Pingback: zovirax brunz summerford

  3. WilliamRex

    31 Juli 2021 at 10:36 am

    single chatting free
    [url=”http://datingsitesfirst.com/?”]online free dating service [/url]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top