Connect with us

Bupati Zahir Tolak Dana Hibah KNPI Versi Wakil Bupati Batubara, Ini Kata Oky

KILAS DAERAH

Bupati Zahir Tolak Dana Hibah KNPI Versi Wakil Bupati Batubara, Ini Kata Oky

Kontra.ID — Dualisme kepemimpinan organisasi, memang sedang menjadi trend dan menjangkiti ruang kelembagaan di Indonesia, tak kecuali di Tubuh KNPI kabupaten Batubara.

Persoalan ini semakin ramai dibicarakan, karena ada kaitan dengan penghentian pencairan dana hibah yang sebelumnya telah diusulkan KNPI versi wakil Bupati Batubara, Oky Iqbal Frima kepada pemerintah setempat.

Namun, rencana hajatan pencairan dana itu, untuk sementara terpaksa di tolak, karna Bupati Batubara Zahir melalui Asistennya di bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, membatalkan pencairan dana itu secara sepihak, tanpa terlebih dahulu mengundang kedua kubu DPD KNPI tersebut untuk bersatu.


Akibat ketegangan kedua poros lembaga besar yang dipimpin Wakil Bupati Oky Iqbal Frima dan Keponakan Bupati Batubara Rafdinal Maliki itu, berujung pada pembatalan pencairan dana hibah.

Alasannya sangat sederhana. Pertama, muncul dualisme kepemimpinan dan organisasi.

Kedua belah pihak, tak adanya komunikasi antara DPD KNPI dibawah pimpinan Oky Iqbal Frima dan Rafdinal Maliki dengan Bupati Batubara Zahir.


Alasan selanjutnya, Ini menyangkut soal transparansi dan pertangungjawaban anggaran antara Pemerintah dengan kedua kubu tersebut.

Menanggapi persoalan ini, Ketua KNPI versi Oky Iqbal Frima yang juga menjabat wakil Bupati di daerah itu mengatakan Bupati Zahir seharuanya mengundang kedua belah pihak.

Ketua KNPI Batubara Oky Iqbal Frima yang juga menjabat wakil Bupati (kiri) bersama Kadisporapar Batubara Ilyas (kanan) dalam Kejuaraan sepak Bola Piala Bupati U-17 Batubara, di Komplek Pt Inalum, (6/11).

Oky mengatakan secara resmi, masalah dualisme tersebut, Bupati Zahir belum pernah mengundang kedua kubu untuk membicarakan masalah legalitas.

Legalitas seperti apa yang anda maksud?

“Kita tunjukan legalitas (seperti) dasar hukum, kedudukan KNPI kita (masing-masing), barulah kemudian status kita itu diuji terhadap kebenarannya, disingkronkan dengan kedudukan statusnya di pusat siapa yang disetujui oleh pemerintah,” katanya saat ditemui dalam Kejuaraan sepak Bola Piala Bupati U-17 Batubara, di Komplek Pt Inalum, Rabu (6/11/2019).

Apa Bupati sendiri tidak memandang anda sebagai wakilnya, disisi lain kau juga menjabat Ketua KNPI?

“Sebetulnya begini, persoalan KNPI hari ini, harusnya pak Bupati hadirlah. ini saya bicara selaku Ketua KNPI ya, berharap bapak Bupati juga undang ketua – ketua KNPI yang ada di Batubara ini, tunjukan legalitasnya itu tadi” saranya.

Bagaimana nasib KNPI yang anda pimpin hari ini, akankah mati tanpa dana hibah atau tanpa dukungan dari pemerintahan Zahir? 

Tanpa basa-basi Oky menegaskan tidak.

Dia memandang, penghentian APBD terhadap kegiatan kepemudaan bisa berdampak positif juga negatif bagi janji Bupati terhadap program kepemudaan di daerah.

Meski demikian, Oky memastikan, setiap kegiatan KNPI yang ia pimpin selama ini tidak pernah bergantung pada bantuan dana hibah pemerintah untuk menghidupi roda organisasinya.

“Ya kita ambil hikmahnya saja nanti. Yang pasti KNPI versi kami akan tetap ada untuk kegiatan-kegiatan positif bagi seluruh pemuda di Batubara,” ucapnya.

Disaat pemerintah Zahir tak mendukung program pemuda yang anda pimpin hari ini, apa tanggapan?

“Akan kami tunjukan kepada seluruh Pemuda, bahwa KNPI versi kami walupun tidak mendapat anggaran hibah akan tetap  memberikan kegiatan – kegiatan yang terbaik bagi seluruh pemuda di kabupaten Batubara, itu saja,” tutupnya.

Tanggapan Kepala Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga Batubara

Ketua KNPI Batubara Oky Iqbal Frima yang juga menjabat wakil Bupati (kiri) bersama Kadisporapar Batubara Ilyas (kanan) dalam Kejuaraan sepak Bola Piala Bupati U-17 Batubara, di Komplek Pt Inalum, (6/11)

Menaggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga (Disporapar) Batubara, Ilyas menegaskan penolakan pencairan dana hibah atas permohonan yang telah diajukan oleh KNPI versi Wakil Bupati Batubara, Oky Iqbal Frima itu, sesuai dengan arahan Bupati Zahir untuk tidak mencairkannya.

Ilyas, mengaku tak mencairkan dana hibah itu demi kenetralan organisasi pemerintah Daerah (OPD) dalam menyikapi kedua kubu organisasi tersebut.

“Sebenarnya begini, pak Bupati (Zahir) itu tidak akan memihak, dia harus netral, kalo masalah penundaan dana, saya fikir untuk dicairkan aja pun tidak itu,” tuturnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut sudah ada sejak tahun sebelumnya.

“Setahu saya setelah dualisme, di zaman Bapak Bupati Ok Arya, pun tidak dicairkan itu, setahu saya dan seingat saya begitu,” terangnya.

Ia menjelaskan, dana hibah untuk KNPI sebetulnya tersedia.

“(Anggarannya) kalau mengajukan ada, tapi harus jadi satu dulu,” saranya.

Kebersamaan Ketua KNPI Batubara Oky Iqbal Frima (kiri) bersama Kadisporapar Batubara Ilyas (kanan) dalam Kejuaraan sepak Bola Piala Bupati U-17 Batubara, di Komplek Pt Inalum, (6/11).

Apa upaya anda selaku Plt Kadisporapar Batubara untuk menyatukan dua kubu ini?

“Ini kan masalahnya pemuda, kita tidak bisa gegabah” kilahnya.

Apa mungkin kedua Kubu ini dapat bersatu di tangan anda?

“Nanti kami undang kedua-duanya, kita juga harus coba kerjasama mencari pendapat dari semua leading sector, sulit,” tandasnya.

Apa pesan Bupati kepada anda menaggapi dualisme ini, sementara Oky Sendiri adalah Wakil Bupati Batubara yang juga pimpinan anda?

“Bupati tidak akan pernah memihak, dan saya berharap mereka berdua ini bersinergi, begitu harapan sebenarnya dari hem…hemm, saya tak bisa komentar,” tutupnya.

1 Comment

1 Comment

  1. ปั้มไลค์

    7 November 2019 at 1:12 am

    Like!! Thank you for publishing this awesome article.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top