Connect with us

Bupati Batubara: TBUPP Kita Bentuk Atas Dasar Kebutuhan

KILAS DAERAH

Bupati Batubara: TBUPP Kita Bentuk Atas Dasar Kebutuhan

Kontra.ID — Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) di pemerintah kabupaten Batubara belakangan ini sering kali menuai banyak polemik di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, Bupati Batubara, Zahir memberikan garansi bila kehadiran beberapa orang dekat dia di tim (TBUPP) itu tidak akan menjadi ‘benalu’ di dalam pemerintahannya, justru akan mendatangkan kebaikan bagi pemerintah Batubara.

Menurut Bupati Zahir, tim tersebut dibentuk memang atas dasar kebutuhan untuk membantunya dalam memberikan masukan dan rekomendasi dalam sebuah kebijakan pemerintah daerah.


Bupati Zahir bersama Ketua TBUPP saat mengelar diskusi interaktif yang diselenggarakan di Buffet Mangga, Senin, 8 Juli 2019.

Salah satu fungsinya adalah memperlancar dan mengakselerasi setiap urusan yang menjadi visi dan misinya agar tidak terkendala di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Semilsal dalam penyusuanan RPJMD 2018 – 2023, perbaikan (konsultasi) RTRW, RDTR dan merumuskan perbaikan SAKIP serta membantunya dalam meraih dan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Zahir juga menegaskan, bahwa selama ini tim (TBUPP) itu telah menandatangani pakta integritas sebagai bukti tim khusus tersebut telah dibentengi dan diberi batasan sesuai aturan sebagai tim pembantu Bupati, bukan sebagai tim eksekutor.


Selain tim itu diminta untuk ikut membantu memperbaiki pola berfikir pemerintah Batubara agar tetap bekerja sesuai dengan arah visi dan misi bupati.

Tim ini juga diharapkan dapat Ikut serta dalam membantu menyikapi, merenungkan dan memecahkan setiap masalah dan kendala apa saja yang akan dihadapai pemerintah Batubara.

Merencanakan dan mengevaluasi setiap program, Ikut menjaring Investor dan berfikir mendatangkan anggaran, baik dari tingkat kabupaten, Provinsi maupun di tingkat pusat.

Selain itu, Zahir juga memastikan, tim tersebut dibentuk atas dasar kebutuhan temporar. Dan akan ia bubarkan setelah visi dan misinya terwujud kepada masyarakat.

“Semuanya itu sudah menandatangani integritas. Jadi untuk mengamankan kekhawatiran (terjadi konflik kepentingan) ada benteng. Di dalamnya itu ada integritas, profesionalisme dan hanya bersifat temporar, dan akan saya bubarkan setelah visi dan misi saya terwujud kepada masyarakat Batubara,” jelasnya. (8/7).

Apalagi lanjut dia, Ketua TBUPP bentukannya itu telah diisi oleh mantan Pj Bupati Batubara, Mantan Kepala Dinas Perpustakaan, Pendidikan, dan mantan kepala Dinas Sosial Sumatera Utara dan mantan KORPRI Sumut.

Sehingga Zahir percaya kepada ketua tim khususnya ini bisa memahami sistem birokrasi yang benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku sebagai mantan pejabat yang kerap dipercaya memimpin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Sumut.

Zahir juga menjelaskan mengenai keberadaan Syaiful Syafri sebagai ketua Tim ini adalah makhluk langka dengan kompetensi yang luar biasa.

Kendati diambil dari bekas ketua Tim Sukses yang berhasil mempersatukan dan menghantarkannya bersama wakil Bupati, Oky Iqbal Frima menjadi pemenag di pilkada Batubara 2018 lalu.

Zahir juga sampaikan, landasan pemilihan ketua Tim itu bukan hanya karena unsur kedekatan dengan Syaiful Syafri semata, melainkan juga karna faktor yang bersangkutan adalah mantan birokrat senior yang didorong atas kepercayaan gubernur-gubernur sebelumnya dengan profesi yang selama ini dia geluti sebagai putra terbaik di Sumut.

Bupati Zahir bersama Ketua TBUPP saat mengelar diskusi interaktif yang diselenggarakan di Buffet Mangga, Senin, 8 Juli 2019.

“Pak Syaiful Safri ini kan pilihan saya, (dan) dia adalah mantan Bupati, mantan eselon dua dan berpengalaman di birokrasi, dan saya butuh input dari dia untuk menjaga program saya agar tetap berjalan sesuai dengan visi dan misi, dan akan saya bubarkan setelah visi dan misi saya terwujud kepada masyarakat Batubara,” ujarnya lagi.

Sehingga Dengan latar belakang dan jejak keilmuan ketua Tim bentukanya itu, Bupati Zahir yakin Syaiful Syafri bersama para pakar yang berasal dari akademisi dan teknokrat lainya dalam tim itu mampu memberi masukan yang lebih baik untuk pemerintahannya.

“Saya juga butuh input-input (masukan). Input-input terkait pemerintahan, pembangunan, ekonomi, prawisata dan lain sebagainya bisa diwujudkan,” ucapnya.

Untuk itu dia meminta semua pihak agar tidak berpikir negatif terlebih dulu terkait dengan kehadiran TBUPP ini dan mengakhiri semua polemik itu.

Zahir juga mengajak semua pihak untuk ikut mendukung, mengawasi dan menolong kinerja pemerintahannya dalam lima tahun ke depan.

“Supaya saya menjaga diri, silahkan monitor. Bukti-bukti kerjanya (TBUPP) bagaimana di waktu pendek ini bisa mengorganisasikan mimpi kita bersama dalam mewujudkan Batubara bisa, biarkan saya dan tim ini bekerja. “pungkasnya. *TAF.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top