Connect with us

Bupati Batu Bara Tetap Lanjutkan Proyek Rp 46,1 M di Tengah Pandemi Covid-19

Bupati Batu Bara Ir. Zahir M.Ap melalui Dinas PUPR membeli Excavator Amphibi senilai Rp 5 miliar ditengah pandemi Covid-19. Dalam kesempatan itu Bupati Zahir melakukan uji coba terhadap Excavator Amphibi yang baru dibelinya tersebut di Desa Cahaya Pardomuan, Datuk Lima Puluh, pada Selasa (5/5/2020) kemarin.

KILAS DAERAH

Bupati Batu Bara Tetap Lanjutkan Proyek Rp 46,1 M di Tengah Pandemi Covid-19

Kontra.id — Pandemi Corona Covid-19 menyebabkan banyak aktivitas berhenti sementara saat ini.

Tak sedikit proyek infrastruktur yang sedang berjalan turut ditunda.

pekerjanya dirumahkan. Anggaran proyek infrastruktur dialihkan untuk pencegahan dan penanganan penyakit virus corona tersebut.

Tapi tidak demikian bagi Pemerintah kabupaten Batu Bara.

Di tengah gempuran pandemi Corona Covid-19, Bupati Batu Bara Zahir melalui OPD setempat mengumumkan dimulainya 47 paket proyek yang sedang dan telah ditender senilai Rp 46.138.096.190 dari APBD Batu Bara 2020.

Pada pukul 22.43 WIB, tercatat Nilai proyek 46.1 miliar dari 47 tender tersebut telah tayang di laman Lpse.batubarakab.go.id/eproc4.


Langkah Bupati Batu Bara Zahir itu lantas dikritik oleh penggiat Bantuan Hukum di daerah itu.

Bupati Batu Bara Zahir disebut-sebut tidak punya hati nurani dan kepekaan terhadap situasi krisis seperti pandemi sekarang ini.

Tindakan Bupati Zahir, dianggap menunjukkan tidak memiliki semangat pencegahan Covid-19.

Untuk itu, Yayasan LBH Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI) mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melakukan supervisi terhadap oknum-oknum yang memanfaati 47 tender proyek senilai Rp 46,2 miliar yang dilakukan Bupati di masing-masing ODP, terutama di PUPR.

Menurutnya, supervisi penindakan perlu dilakukan guna mencegah terjadinya praktik-praktik korupsi yang lebih besar terjadi ditegah konsentrasi negara mencegah Covid-19 yang semakin parah.

“Kami inggatkan agar KPK segera lakukan langkah-langkah Supervisi penindakan terhadap Bupati dan pejabat OPD yang berwenang di masing-masing tender. Karena tindakan mereka patut dicurigai di saat pemerintah tengah fokus melawan pandemi Covid-19,” kata Ketua Yayasan LBH-CNI, Zamal Setiawan, untuk Kontra.id.

Kata dia, opini publik menjadi makin liar ketika Bupati Batu Bara Zahir yang hingga kini belum dapat menjelaskan kepada publik apa dasarnya melakukan pemaksaan tender proyek hingga capai 46,1 miliar di tengah bencana nasional.

“Jangan biarkan publik berspekulasi liar, tingkat kepercayaan publik kepada Bupati akan semakin menurun, Bupati harus menjelaskan kenapa tender dipaksa, semntara presiden kami Jokowi, telah perintahkan daerah untuk melakukan refocusing untuk bidang penganganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial, bukan untuk ajang main proyek,” katanya.

Terlebih, tambah dia, Pemerintah pusat telah menyiapkan sanksi yang dapat dikenakan kepada daerah yang lamban melakukan realokasi dan refocusing APBD yang pada 8 April 2020 lalu, merupakan waktu terakhir melaporkan realokasi dan refocusing APBD dalam penanganan corona (Covid-19).

Hal itu, tambah dia, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri 1/2020 yang mengharuskan realokasi maksimal tujuh hari setelah ditetapkan 2 April. Jika laban, sanksinya akan ditunda.

“Kalo Pemkab Batu Bara tidak mampu menjelaskan pemaksaan tender itu, ya publik curiga, dan kecurigaan merupakan keniscaan, dan publik wajib curiga. Jangan salahkan isu hoax akan mengempur Pemerintah Batu Bara ketika dikaburkannya publik dari fakta-fakta objektif dari Bupati.

“Bisa saja publik menduga, tender tersebut menjadi ajang permainan oknum yang berkuasa,” kata dia, terlebih keterlibatan keluarga.

Oleh karena itu, sambung Jamal, pihaknya telah menyurati KPK agar mengawasi tender proyek Dinas PUPR Batu Bara. Dengan harapan, pengawasan bisa membuat panitia atau peserta lelang untuk lebih berhati-hati, tidak mengada-ada dalam menentukan pemenang proyek yang diduga nama pemilik dan calon perusahaan yang akan dimenangkan telah beredar.

Dilansir dari koran SIB, kepala Dinas (Kadis) PUPR Batubara Khairul Anwar, Rabu (29/4/20) membenarkan tender di dinasnya tersebut tetap berjalan terus.

Menurut Khairul Anwar, proyek untuk pembangunan infrastrukur tetap dijalankan, meski disituasi seperti ini, “karena sudah diprogramkan,” kata Khairul. **

Berdasarkan penelusuran kontra.id, berikut ini anggaran 46,1 Miliar proyek tender di pemkab Batu Bara tahun 2020 yang telah tayang di laman LPSE Batu Bara, Berikut ini jumlah uang, judul kegiatan tender proyek yang tengah berlangsung.

Continue Reading
You may also like...

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

4 Comments

4 Comments

  1. ปั้มไลค์

    9 Mei 2020 at 7:31 pm

    Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. I really like and appreciate your blog post.

  3. cbd oil reviews

    23 Mei 2020 at 2:57 pm

    This site really has all of the information and facts I needed concerning this subject and didn’t know who to ask. |

  4. Aaron Sambrook

    4 Juni 2020 at 11:27 am

    I simply want to mention I am very new to weblog and seriously loved this web site. Very likely I’m planning to bookmark your site . You really have terrific article content. Thanks a bunch for revealing your webpage.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top