Connect with us

Bupati Batu Bara Targetkan Rp 104 M dari Hapus Denda Pajak Inalum

Bupati Kabupaten Batu Bara Ir Zahir Map (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah) | KONTRA.ID

KILAS DAERAH

Bupati Batu Bara Targetkan Rp 104 M dari Hapus Denda Pajak Inalum

Kontra.id — Bupati kabupaten Batu Bara Zahir melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD) setempat bakal memberlakukan penghapusan denda Pajak Penerangan Jalan (PPJ) terhadap PT Inalum.

Target pendapatan yang bakal dikejar melalui program penghapusan denda pajak PPJ Inalum ini mencapai Rp 104 miliar.

Kepala BPPRD kabupaten Batu Bara Rijali mengatakan program tersebut akan diberlakukan setelah mendapat persetujuan dari DPRD.

Program ini digulirkan setelah Pemkab Batu Bara menerima permohonan surat dari PT Inalum ke Bupati terkait pembayaran pajak PPJ Inalum yang terutang sejak 5 tanun, akan malas bayar bila harus dibebankan dengan denda pajak.

“Dari total (utang) PPJ Inalum terhitung sejak November 2013 s/d Desember 2017 Rp 209 miliar. Dari penghapusan target yang akan diambil Rp 104 miliar, total denda yang bakal dihapus Rp 105 miliar dari total Rp 209 miliar,” kata Rijali.

Kepala BPPRD Batu Bara Rijali.

Lebih lanjut Rijali menuturkan program penghapusan denda PPJ tersebut bakal diberlakukan untuk lima tahun. “Nantinya PT Inalum hanya perlu membayar Rp 104 miliar apabila sudah mendapat persetujuan,” kata Rijali.


Ditanya terkait rencana aturan penghapusan denda PPJ Pt Inalum, Rijali bilang tak ada masalah.

Hal itu, lanjut dia secara aturan dibolehkan dalam Undang-undang.

Ditanya dasar hukumnya apa, Rijali katakan ada dalam undang-undang
Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi daerah.

“Jadi Intinya penghapusan ini ada di ditangan kepala Daerah, dalam hal ini bapak Bupati,” ucapnya.

Namun kata Rijali Bupati tidak bekerja sendirian. Rijali katakan dari rencana penghapusan itu Bupati sebelumnya telah mendapat persetujuan dari BPK, Kemendagri, Kemenkeu dan telah mendapat legal opini dari pihak Kejaksaan.

“Makanya PT Inalum kemarin cicil (utang) PPJ nya Rp 50 miliar. Dan mereka komit akan menunaskan pada akhir 2020 ini,” kata Rijali.

Namun Rijali bilang dari cicilan PPJ Inalum Rp 50 miliar itu belum masuk hitung denda Rp 105 miliar dari utang Inalum Rp 209 miliar.

Masalahnya rencana penghapusan denda PPJ ini masih dalam proses, tinggal menuggu pendapat atau persetujuan dari DPRD dulu.

Jika DPRD nantinya sepakat denda PPJ Inalum dihapus, maka selanjutnya hanya tinggal menguggu Bupati menerbitkan Perbup penghapusan denda pajak.

“Setelah persetujuan dari DPRD didapatkan baru kemudian Bupati mengeluarkan Perbup Pemberian penghapusan denda,” cetusaya

Maka Dengan demikian “PT Inalum hanya tinggal membayar (sisa dari utangnya) Rp 54 miliar lagi jika telah dilakukan penghapusan denda,” timpal Rijali.

Namun kata Rijali Inalum jangan berbangga hati dulu, sebab “masih ada tunggakan PPJ Inalum sejak 2018 – 2019 Rp 28 miliar,” cetusnya.

Never love anybody or anything, and instead, love everybody and everything.

2 Comments

2 Comments

  1. cbd oil companies

    22 Mei 2020 at 10:26 pm

    Hello, i read your blog from time to time and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam remarks? If so how do you stop it, any plugin or anything you can suggest? I get so much lately it’s driving me insane so any support is very much appreciated.|

  2. best cbd oil

    24 Mei 2020 at 2:35 pm

    Hiya! Quick question that’s entirely off topic. Do you know how to make your site mobile friendly? My weblog looks weird when browsing from my iphone. I’m trying to find a template or plugin that might be able to resolve this problem. If you have any suggestions, please share. Appreciate it!|

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KILAS DAERAH

To Top